Puisi: Tak Peduli Padaku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
29 September 2010
Betapa hati ini amat merindukan dirimu yang jauh di sana...
dalam bayang kemesraan yang tertunda....tak terjamah diri
menyusup di sela-sela kesibukanku yang menggunung...
yang tak tergapai oleh derasnya nada kasmaran yang ku ungkapkan ...padamu...
Sudah jauh lagi...sang waktu terbang bersama sang bayu...yang mengiringiku
melangkah dalam pusaran sang waktu yang terus memainkan kata hati
yang tak kan pernah terhenti oleh tiupan sang bayu yang menghentak hentak
mengingatkan akan terbatasnya waktu yang masih menunggu ku dengan patuh....
Kapan kah diriku menyadari semua ini....
kapankan daku berhenti dari lamunan yang mendekap erat di relung jiwa ini...
jika aku tetap berdiam diri ....tanpa karya yang nyata....
yang kan membuat diriku...terbangun dari mimpi indahku yang melenakan....
Mentari pagi terus menyinari semangatku yang mulai terkuak...
yang mulai bangkit dari tidur nyenyaknya...
yang tak kan lagi dapat tertidur dalam keterlenaannya...
jauh dari kenikmatan...
jauh dari kesenangan...
keluar dari rasa bangga diri...
membuat daku ingin berkarya lagi....
memulai lagi...dari titik yang terawal.....
Yang berlalu...tak perlu kusesali lagi...
yang kemarin...tak perlu ku banggakan lagi..
kini...dan ke depannya...aku harus berlari lagi...
lebih cepat dan lebih kuat....
agar daku tak ketinggalan pada purnama malam yang bersinar temaram....
seperti yang lalu...yang tak mudah kulupakan...
Kini...bayang indahmu...terlukiskan dalam desir jantungku...
yang kan ku peluk dengan kemesraan yang nyata...
yang tak kan ku lepaskan lagi...
mesk ku tahu...kau tak mempedulikan diriku..
namun....bayang indahmu...tetap terukir indah di pelupuk relung jiwaku...
yang menggodaku....tuk selalu tersenyum ceria pada bayang indahmu...
yang menari di pesona binar mataku...
berdendang bersama senandung kasmaran di hatiku yang menyanjung keindahanmu...
setulus hatiku...sepenuh jiwaku....teruntuk dirimu...yang tak peduli padaku...