Puisi: Kusandarkan hati ini
Oleh: Andin Adyaksantoro
Makassar, 13 Juli 2012
Kusandarkan hati ini pada ketegaran jiwaku
untuk tetap terus bertahan
dalam dera kemajemukan hatimu yang memasungku....
meski ku tak tahu..
dapatkah aku tetap berdiri di sini
dalam penantian keremangan hati yang membias
dentang sang waktu terus melaju dengan pesatnya
seakan tak mau ketinggalan dalam menempuh jarak hati
yang kian lama
kian menjauh
dari keteguhan hati yang membisu terdiam
mentari pagi mulai menarikan langkah tegarnya
menapak pada sang rerumputan hijau nan mulai menggeliat
menyungging senyum keceriaan nan mendasar
membuka hati lembut pada sang embun pagi nan memercik dengan gemasnya
memadu kasih dalam kemesraan nan menggayut
mungkinkah sang waktu kan terlelap dalam penatnya
menggapai hati nan terukir kata mesra dari sebuah hati yang mendamba kasih
aku hanya menggumam sendu..., resah
mengapa kau tak jua datang ke mari
merengkuh asa ku yang kian terbang entah ke mana
ku ingin...kau ada di sini
dalam hatiku nan sunyi mendesah....
meski hanya seulas senyum indahmu yang membayang dalam jiwaku...
cukuplah bagiku untuk menapak hari indahku ...bersama bayang elokmu...
Oleh: Andin Adyaksantoro
Makassar, 13 Juli 2012
Kusandarkan hati ini pada ketegaran jiwaku
untuk tetap terus bertahan
dalam dera kemajemukan hatimu yang memasungku....
meski ku tak tahu..
dapatkah aku tetap berdiri di sini
dalam penantian keremangan hati yang membias
dentang sang waktu terus melaju dengan pesatnya
seakan tak mau ketinggalan dalam menempuh jarak hati
yang kian lama
kian menjauh
dari keteguhan hati yang membisu terdiam
mentari pagi mulai menarikan langkah tegarnya
menapak pada sang rerumputan hijau nan mulai menggeliat
menyungging senyum keceriaan nan mendasar
membuka hati lembut pada sang embun pagi nan memercik dengan gemasnya
memadu kasih dalam kemesraan nan menggayut
mungkinkah sang waktu kan terlelap dalam penatnya
menggapai hati nan terukir kata mesra dari sebuah hati yang mendamba kasih
aku hanya menggumam sendu..., resah
mengapa kau tak jua datang ke mari
merengkuh asa ku yang kian terbang entah ke mana
ku ingin...kau ada di sini
dalam hatiku nan sunyi mendesah....
meski hanya seulas senyum indahmu yang membayang dalam jiwaku...
cukuplah bagiku untuk menapak hari indahku ...bersama bayang elokmu...