Puisi: Tak kan tergapaikan
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
http://adyaksantoro.blogspot.com/
14 September 2010
Apakah dirimu belum juga mengerti tentang isi hatiku
Yang telah kuungkapkan kepadamu dengan sejujurnya…
Tanpa perlu ku ulangi lagi di depanmu…
Yang penuh dengan gelora asmara ….untuk mu….
Meski engkau diam membisu
Tanpa pernah menyapa diriku lagi…
Namun….itu adalah hakmu untuk mendiamkan diri
Agar daku tak lagi bergelora …kepadamu….
Engkau telah memadamkan api asmara ku
Yang kuperuntukkan buatmu …seorang…
Yang tak kan mungkin ku berikan pada yang lainnya…
Yang juga menginginkan cinta dari ku….cinta sejatiku….
Tak perlu lagi kau menghindar dariku
Dari sapa dan mimpiku…
Cukup sekali kau hindari daku…
Daku sudah mengerti akan isi hatimu yang sesungguhnya..
Lupakanlah daku….
Jauhilah daku seutuhnya…
Agar daku tak lagi dapat melihat sapa indahmu …padaku…
Seperti yang kemarin lalu kau perlihatkan ….kepadaku….
Kini…bunga mawar Indah ini kan layu lagi…
Tak lagi bergairah memandang sang anggrek di dahan indah ini
Yang kemarin kusandarkan pada tempat yang sama….di hatiku
Namun…kini…tak lagi tersirami oleh senyum indahmu ….padaku…
Biarlah ….angin ini terus menghembuskan nafasnya…
Dan tak kan pernah lagi menyapaku…dengan kemesraannya….
Seperti yang dulu pernah kau sentuhkan di relung hatiku…
Kini…tinggallah rasa kangen yang tak kan tergapaikan….selamanya….