Puisi: Saling memandang
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
http://adyaksantoro.blogspot.com/
06 September 2010
Tiupan angin yang menggesek guratan keningku
telah menemaniku dalam keheningan malam
dalam menarikan jemari ku di hamparan huruf komputer
untuk menyulam dan merajut rangkaian kata indah dalam simponi yang merdu
Melompat dan berlari...kadang terdiam kelu
saat tak ada lagi inspirasi yang mengajak ku tuk berdansa
menarikan tarian jemari yang serba cepat dan melaju
membentur dan menembus batas bayang sang malam purnama yang tergerai indah...
Suntingan senandung angin malam terus merayuku untuk bercanda bersama
berbincang bersama....menikmati malam yang dipandu sang rembulan malam...
dalam keterpanaan yang saling memandang berbinar
mengajak ku tuk melantukan sebait puisi indah untuk sang malam yang menantiku
Kisi-kisi sang rembulan telah memainkan gerai mahkotanya
beranjak perlahan ....menggeser sang waktu yang menariknya 'tuk melangkah lagi
melanjutkan perjalanan malam yang dihiasi senandung serangga yang berbisik lirih...
membisikkan kata-kata indah pada sang kekasih yang dirindukannya ....di malam yang hening....
Indah benar malam ini...
saat sang hujan rintik tak kunjung datang...
saat sang purnama bersinar terang
menerangi alam sekitar yang sedang terlelap dalam mimpinya....
mimpi indah yang menyanjung hati yang kasmaran......
Sungguh merdu nyanyian malam yang mendayu merayu
melantunkan lagu indah dalam nada yang merajuk
manja dan anggun ....
menerpa sang ranting dedaunan yang saling memeluk hangat dengan mesranya....
'tuk saling memandang dengan rasa yang saling memiliki ...untuk selamanya....
seindah bulan purnama yang tersenyum menawan....