Puisi: Bayang indahmu
Oleh: Andin Adyaksantoro
Makassar, 30 Mei 2012
kucoba lagi untuk meraih hatimu...
meski ku tahu...itu tak kan mungkin terwujudkan untuk ku...
karena...dirimu sudah luruh dan melupakan daku...
dalam genggaman seuntai bunga nan indah yang ada di hatiku...
Ku tahu...dirimu sudah tak mengharapkan akan hatiku yang membias..
yang membeku dalam denyut kerinduan yang menghilang
tanpa ada akar nan menggantung di lubuk hati nan menepi
tapi....itulah senandung asa yang selalu meniup seruling kasmarannya untuk ku...
Memang air kehidupan ini selalu menggenangi embun pagi nan terbit di ujung petak sawah di sana...
namun...itu semua karena sepoi angin nan membisik lembut pada kuncupnya...
yang menggodanya...hingga sang dedaunan terbuai dalam kenangan lama nan merindu...
pada sang kekasih hati nan jauh di seberang laut...nan bergelora...
Adakah kerinduan ini juga ada pada sang bunga mawar nan indah bersemi
yang melambai pada sang kupu-kupu indah di ranting nan berayun-ayun...
kucoba lagi untuk mengusik kerinduan yang membara di hatimu...
namun....masih adakah sisi indah sang Pelangi yang berpendar...dihatimu nan mendayu lembut...
mungkin..., hanya...sang awan putihlah yang tahu...bahwa aku ada untuk dirimu...di sini...
dalam rengkuhan kursi tua yang sudah lapuk nan penuh kenangan indah ...
bersama bayang indahmu...nan menorehkan senyum indah di bibirmu...nan merekah...